getty images
Papan skor di Stadion Old Trafford yang memperlihatkan skor pertandingan antara Manchester United melawan Manchester City
"Bahkan ketika masih menjadi pemain, saya tak berpikir pernah kalah 1-6. Ini jadi tantangan untuk saya. Saya tak percaya dengan hasil ini. Gol pertama menjadi pukulan bagi kami, tapi hasil ini bisa diperbaiki. Kartu merah (Jonny Evans) itu membunuh kami," kata Ferguson.
Ferguson sedikit menyayangkan sikap anak asuhnya yang terus bermain terbuka saat sudah kalah 1-4. Menurutnya, itu yang membuat mereka kebobolan dua gol tambahan dari City di menit akhir pertandingan.
"Saya pikir dengan pengalaman yang kami miliki di diri Rio Ferdinand dan Patrice Evra, kami bisa menyadari hal itu. Tapi kami tetap tampil menyerang. Kami begitu terbuka. Kadang-kadang harus ada akal sehat untuk melakukan hal itu," jelas pria asal Skotlandia tersebut.
Sang manajer kemudian berharap, timnya bisa langsung bereaksi menanggapi kekalahan ini. Ia juga meminta pasukannya untuk tidak putus asa mengejar mimpi menjadi juara.
"Ada banyak rasa malu dalam ruang ganti hari ini. Mereka semua kecewa, yang mana itu akan membuat sedikit perbedaan," ujar Ferguson.
MU tertinggal lebih dulu pada babak pertama lewat aksi Mario Balotelli. Petaka bagi MU terjadi di babak kedua setelah bek Jonny Evans yang melanggar Balotelli harus keluar lapangan karena mendapat kartu merah.
Selepas kartu merah tersebut, City pun menguasai pertandingan dan akhirnya mampu melesakkan lima gol untuk mengakhiri perlawanan dari Wayne Rooney dkk.
Dengan hasil ini, MU menempati posisi kedua dan tertinggal lima poin dari City yang menguasai klasemen dengan 25 poin.
Gelontoran setengah lusin gol ke gawang Setan Merah itu juga ibarat kado ulang tahun paling buruk yang pernah diterima oleh striker utama Manchester United, Wayne Rooney, yang berulang tahun pada 24 Oktober ini.
Ya, Rooney yang berseragam MU sejak 2004 silam, berulang tahun setiap tanggal 24 Oktober. Rooney lahir pada 24 Oktober 1985 di kota Liverpool Inggris.
Kekalahan 1-6 jelas bukanlah kado yang diinginkan oleh suami Coleen McLoughlin itu di hari ulang tahunnya yang ke-26. Namun mau tidak mau, Rooney harus menerima kenyataan pahit tersebut.
Bagi fans Manchester United, kekalahan 1-6 juga merupakan kenyataan pahit yang harus diterima dari tetangganya yang ‘berisik’ itu. Bagaimana tidak, kekalahan ini merupakan yang terbesar yang pernah diterima oleh Setan Merah dari tetangganya itu, sejak Manchester United ditangani oleh Sir Alex Ferguson pada tahun 1986.
Sebelumnya Manchester United memang pernah kalah dari Manchester City dengan skor yang sama 1-6. Namun kekalahan telak itu mereka terima pada tahun 1926 yang lalu, atau 85 tahun silam.
sumber: www.tribunnews.com
Komentar
Posting Komentar